0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Rumah yang Pernah Dipakai Kegiatan Gafatar di Sragen

Rumah di Jalan Grompol-Jambangan, Desa Krebet, Kecamatan Masaran yang pernah dipakai Gafatar (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sebuah rumah di kawasan Dukuh Sumberejo RT 15, Desa Krebet, Kecamatan Masaran pernah dipakai untuk melakukan aktivitas Gafatar di Sragen. Namun rumah tersebut sekarang kondisinya sudah kosong, lantaran ditinggalkan penghuninya.

”Tapi itu tidak lama di sini, hanya sekitar 6 bulan selanjutnya pindah tempat tapi tidak jelas pindahnya ke mana,” kata Halim (25), salah satu warga Desa Krebet, Sabtu (23/1).

Dia juga tidak mengetahui siapa mereka dan berasal dari mana. Yang jelas mereka bukan berasal dari warga sekitar.

Pantauan di lapangan, rumah dengan pagar bercat oranye yang berada di Jalan Grompol-Jambangan tersebut memang tertutup rapat. Temboknya berwarna kuning dengan luas sekitar 300 meter persegi.

“Warga tidak ada yang kenal, mereka selalu tertutup jika mengadakan kegiatan. Kegiatanya apa warga juga tidak tahu,” jelas Halim.

Sementara Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Desa Krebet, Agus Sutopo tidak menyangka Gafatar saat ini ramai diperbincangkan. Menurutnya pada awal masuk desa. mereka tergolong kelompok yang baik.

”Saya nggak nyangka saja sekarang jadi ramai seperti ini, dulu waktu masuk juga ada ijin. Bahkan mereka juga ikut kerja bakti pakai seragam kaos warna oranye,” katanya.

Agus mengungkapkan, jumlah anggotanya saat itu mencapai belasan orang. Usia anggota juga bervariasi ada yang masih muda dan tua. Di rumah tersebut mereka biasanya melakukan kegiatan pada malam hari. Namun demikian warga tidak curiga lantaran mereka dikenal sebagai orang baik-baik.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge