0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mak Nyus, Sop Buntut Ala Bu Partini Giriwoyo

timlo.net/tarmuji
Sop buntut Bu Partini Giriwoyo (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri – Saat melintas di Kecamatan Giriwoyo, tak ada salahnya mencoba kuliner khas satu ini. Ya, makanan ini adalah sop buntut Bu Partini. Selain rasanya yang menggoda lidah, Harganya juga bersahabat bagi kantong.

Mencapai lokasi warung sop buntut ini tidaklah terlalu sulit. Sebab, warung yang tak pernah sepi pembeli ini berada di jalur lintas selatan Wonongiri atau jalur dari Baturetno-Yogjakarta. Tepatnya di Dukuh Selorejo Kelurahan Sirnoboyo Kecamatan Giriwoyo, yang hanya berjarak sekitar empat kilometer dari pusat Kecamatan Giriwoyo.

Sop buntut racikan Bu Partini sangat berbeda. Selain nasi putih, buntut, dan kuah, yang jadi pembeda adalah racikan sambal kecap dengan irisan bawang merah dan cabai rawit. Meski terlihat sederhana, namun racikan ini mampu menggoyang lidah.

Bu Partini memaparkan, semua bahan-bahan untuk pembuatan sop harus masih segar dan berkwalitas baik. Seperti daging dan buntut (ekor) sapi itu dibelinya dari pelanggan khusus. Sementara, untuk meracik bumbu, Bu Partini tidak pernah mempercayakan kepada orang lain, alias dia tangani sendiri.

“Soal rasa, kami selalu menjaga kualitasnya, sejak dulu sampai sekarang masih sama,” ujar Bu Partini saat dijumpai di warungnya, Minggu (24/1).

Meski berada daerah dipinggiran, bahkan dipelosok desa, pelanggang warung ini tak hanya dari kawasan Giriwiyo saja. Namun banyak yang berasal dari luar daerah. Setiap hari, empunya warung buka sejak pukul 07.00 hingga 20.00 WIB.

“Biasanya rame pas jam-jam kerja, dari segala usia, bahkan anak-anak sekolah dan karyawan swasta sering merayakan ulang tahunnya di sini mas,” terangnya.

Bu Partini sendiri mengaku, uasaha warung sop ini sudah dirintisnya sejak tahun 1999. Saat itu, usahanya ini dirintis bersama keluarga. Berkat keuletannya, akhirnya dia bisa melaksanakan rukun Islam ke 5 alias naik Haji ke Tanah Suci Mekah beberapa tahun lalu.

Soal harga, makan satu porsi sop buntut di warung Bu Partini tidaklah terlalu menguras kantong. Satu porsi, terdiri dari sop dan nasi serta minuman berupa teh manis dan jeruk hangat, dibanderol Rp 17 Ribu. Meski belakangan ini harga daging sapi merangkak naik, dia tetap memilih menjual sop buatannya dengan harga standar. Sementara, dalam sehari, Bu Partini membutuhkan 10 – 20 kilogram buntut sapi dan lima kilogram daging sapi segar.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge