0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Ijazah Palsu Wabup Preseden Buruk Pemerintahan

ilustrasi (dok.merdeka.com)

Sukoharjo — Mencuatnya kasus dugaan ijazah palsu Wakil Bupati Sukoharjo terpilih, Purwadi, dinilai menjadi preseden buruk bagi pemerintahan jika terbukti. Pasalnya, pemimpin seharusnya memberikan contoh yang baik kepada rakyat yang dipimpinnya.

“Ini menjadi preseden buruk bagi pemerintahan Sukoharjo, jika terbukti menggunakan ijazah palsu, dan tentunya ada konsekwensi hukum yang harus dipertanggungjawabkan,” kata prkatisi hukum, Sutrato, Jumat (22/1).

Namun demikian, kasus ini tidak akan berdampak apapun terhadap hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Pasangan terpilih tetap akan menjalani pelantikan sesuai jadwal yang telah ditentukan dari KPU.

Hanya saja, sebagai pribadi, jika terbukti, Purwadi akan dikenai Pasal 263 tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. Dengan demikian, jabatan Wakil Bupati terancam kosong.

“Jalannya pemerintahan agak terganggu dengan masalah hukum tersebut, dan kasus ini harus dibuktikan melalui proses hukum sampai ada keputusan hukum tetap,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge