0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Koperasi BST, Ujung Tombak Reformasi Angkutan Kota di Solo

Kepala UKM Koperasi Solo, Nur Haryani (kanan) memberikan akta pendirian Koperasi BST kepada Ketua Koperasi, Suyono di ruang rapat Dishubkominfo Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Transformasi sarana angkutan massal akan segera direalisasi. Sejumlah angkutan kota (angkot) yang dulunya berwarna kuning maupun orange dengan rute 11 jurusan akan dirubah menjadi angkutan Trans Solo.

“Solo memulai peradaban baru dalam pengelolaan sistem transportasi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Sudrajat, Jumat (22/1).

Rencananya, kata Yosca, Seluruh aktivitas transformasi tersebut akan dikerjakan oleh Koperasi ’Bersama Satu Tujuan (BST)’ yang baru dilonching. Diharapkan tahun ini peleburan angkutan feeder ini rampung digarap sehingga pada 2017 melengkapi 14 koridor yang dicanangkan pemerintah kota.

“Sebenarnya sudah terbentuk sejak akhir tahun kemarin. Tapi, baru saat ini dilounching,” kata Yosca.

Yosca berharap para awak angkota yang masih beroperasi menyambut gembira perubahan penting dalam pelayanan transportasi ini. Masyarakat pun bisa menyambutnya dengan kegembiraan karena bakal mendapatkan pelayanan angkutan umum massal yang nyaman, aman dan terjamin keselamatannya.

Ketua Koperasi BST, Suyono menambahkan, sebanyak 126 dari sekitar 300 pengusaha angkot di Solo sudah menyatakan diri bergabung dengan koperasi yang dibentuk akhir Desember 2013.

“Sebelumnya jumlah yang bergabung 20 orang. Setelah Koperasi BST ini dibentuk jumlah yang bergabung semakin banyak,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge