0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PT NPPC Gandeng SMK Siapkan Tenaga Kerja Terampil

timlo.net/tarmuji
Presiden Jokowi saat peresmian PT. NPPC, Ngadirojo, Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Peresmian pabrik tekstil PT Nesia Pan Pacific Clothing (NPPC) Ngadirojo, Wonogiri, ditandai dengan menandatangan MoU antara Kepala SMKN 2 Wonogiri, Riyanto dengan pihak PT NPPC disaksikan Presiden Jokowi dan Kepala BKPM. Dengan nota kesepahaman itu, lulusan SMKN 2 Wonogiri bisa masuk sebagai karyawan PT NPPC.

“Nilai investasi tahun 2015 naik 17,8 persen jika dibanding tahun 2014 dengan total investasi Rp 544,4 Triliun. Sehingga target sebesaar Rp 595 Triliun di tahun 2016 yakin akan bisa tercapai,” kata Kepala BKPM, Franky Sibarani, Jumat (22/1).

Menurutnya, PT NPPC Wonogiri telah berhasil membangun dua dari tujuh pabrik yang direncanakan. Dari perusahaan tekstil itu menurut rencana akan menyerap 12.600 tenaga kerja dengan total angka produksi 1,5 Juta pakaian

“Upaya penyiapan SDM siap kerja yang dilakukan PT NPPC akan semakin kuat, seiring kerjasama yang dibangun antara perusahaan dengan Akedemi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil di Surakarta. Kerjasama ini upaya nyata penyedian tenaga kerja terdidik dan terampil (tingkat operator maupun ahli penyelia). Kami mendorong, kerjasama semacam ini dapat diterapkan lebih luas lagi,” tandasnya.

Terpisah, Kepala SMK N 2 Wonogiri, Riyanto mengatakan, kesepekatan itu telah dilakukan beberapa hari lalu. Sedang saat ini, hanya merupakan seremonialnya saja.

“Yang jelas, kita diminta untuk menyiapkan tenaga kerja dari anak didik kita. Pada prinsipnya kita selalu siap soal menyediakan tenaga kerja, ” jelasnya.

Dikatakan, selama ini SMKN 2 hanya membuka jurusan permesinan, otomotif, teknik kendaraan ringan, teknik mesin dan mekatronika, sedang pabrik yang ada di Dusun Ketonggo Desa Kerjo Lor, Ngadirojo ini bergerak dibidang garmen.

“Kemungkinan besar, lulusan SMKN 2 Wonogiri siap kerja nanti akan diterjun dibidang mesin produksi atau mungkin bahkan di garmennya,” ungkap Riyanto.

Dia menambahkan, sejauh ini, kendala yang terjadi yakni faktor minat siswa didik itu sendiri. Namun demikian, sudah ada tiga siswa lulusan SMKN 2 Wonogiri yang direkrut PT NPPC. Selama ini, kebanyakan mereka ogah kerja di lokal Wonogiri, mereka memilih bekerja di luar kota.

“Kita itu pinginnya sebanyak-banyaknya, mau bekerja di daerah sendiri khususnya di Wonogiri. Tapi, kembali lagi pada diri pribadi anak didik kita, selain itu, faktor UMK Wonogiri yang masih rendah juga menjadi kendalanya,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge