0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasokan Senjata dan Bom Teroris Lewat Jalur Tikus?

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Banyaknya jalur tikus di perairan Indonesia dinilai berpotensi menyumbang aksi teror. Jalur tikus khususnya di perairan Sulawesi membuat orang dari luar Indonesia dengan leluasa mengirim senjata termasuk bom.

“Pulau-pulau kecil kan banyak, lewat jalur Mindanau ke Miangas, bisa masuk lewat jalur-jalur tikus, dari Filipina bisa masuk ke perairan Sulawesi Selatan. Masih mudah ngirim pasokan senjata bahkan bom,” kata Peneliti LIPI Hermawan Sulistyo, Jumat (22/1).

Hermawan menambahkan, selama ini jalur tikus di wilayah Indonesia sangat rawan peredaran senjata ilegal.

“Kawasan (jalur) pemasok senjata ilegal dari luar sampai Aceh, kepulauan Riau, itu bisa ratusan jalur seperti itu,” terangnya.

Selain sebagai jalur pemasok senjata, kawasan jalur tikus juga dipakai untuk transaksi pasar bebas senjata ilegal.

“Kalau dilihat dari data terakhir, uang yang dikirim kelompok teroris itu untuk membeli senjata, dan jalur itu pasar bebas beli senjata ilegal,” terangnya.

Sebab itu, masih kata Hermawan, pemerintah lebih fokus meningkatkan pengamanan di perairan jalur-jalur ‘tikus’, bukan hanya pada pencegahan deradikalisasi bagi para teroris.

“Saya pikir percuma pemerintah menjalankan program deradikalisasi pelaku teroris kalau jalur-jalur tikus itu masih bebas dijadikan memasok senjata dan bom,” tukasnya.

Selain itu, Hermawan tidak sepakat dengan revisi UU Teroris lantaran undang-undang yang sudah dibuat tidak dijalankan dengan maksimal.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge