0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terlambat Daftar, Tiga Sekolah Gagal Gelar Ujian CBT

Sebanyak 17 sekolah SMA dan SMK di Boyolali bersiap mengelar ujian nasional CBT (timlo.net/nanin)

Boyolali — Setelah tahun kemarin tertunda pelaksaan ujian nasional dengan sistem computer base test (CBT), akhirnya tahun ini sebanyak 17 sekolah SMA dan SMK bakal mengelar ujian nasional CBT. Ke 17 sekolah ini disetujui Pusat dan Provinsi setelah dilakukan verifikasi.

“Awalnya ada 20 sekolah yang mengajukan, namun tiga sekolah gagal karena terlambat mendaftar,” kata Kabid SMA/SMK Disdikpora Boyolali, Suyanta, Kamis (21/1).

Ketiga sekolah tersebut, SMA Negeri 3 Boyolali, SMA Negeri Andong dan SMA Negeri Teras. Sementara dari 17 sekolah tersebut, kebanyakan adalah SMK. Diantaranya, SMK Negeri 1 Boyolali, SMK Ganesha, SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, SMK Karya Nugraha, SMK Mojosongo, SMK BK Simo, SMK Muhammadiyah Andong, dan SMK Banyudono. Sedangkan untuk SMA, di SMAN 1 Boyolali, SMAN Simo, SMAN Karanggede, SMAN Ngemplak dan SMAN Banyudono.

“Kenapa SMK paling banyak, karena mereka lebih siap menerapkan ujian dengan sistem komputer ini,” lanjut Suyanta.

Sementara untuk kesiapan, seperti software, genset dan komputer, diserahkan kepihak sekolah. Yang paling penting adalah kesiapan genset untuk mengantisipasi listrik padam. Sedangkan untuk komputer, maksimal sekolah harus memiliki sepertiga dari jumlah peserta ujian. Bila nanti ada kekurangan, diijinkan menggunakan laptop siswa.

“Untuk penggunan laptop siswa, sebelum dipakai ujian nanti dikarantina dulu,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya sudah meminta sekolah untuk mulai melakukan pelatihan-pelatihan bagi calon peserta UN serta sering mengecek server dan instalasi jaringan internet sehingga saat ujian nanti bisa berjalan lancar.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge