0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jembatan Layang Terminal Tirtonadi-Stasiun Balapan Dikerjakan April

Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Soedrajat (dok.timlo.net)

Solo – Setelah sempat tertunda, proyek pembuatan jembatan layang (sky bridge) penghubung Terminal Tirtonadi dengan Stasiun Solo Balapan bakal dikerjakan mulai April mendatang. Molornya persiapan pekerjaan lantaran proses revisiDetail Enginering Design (DED) serta persoalan non teknis lainnya.

“Banyak hal harus didetailkan. Tidak hanya bangunannya saja tetapi menyangkut koordinasi dengan pihak lain. Sehingga tidak bisa kita laksanakan tahun 2015,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Soedrajat kepada wartawan, Kamis (21/1).

Dijelaskannya, koordinasi pembangunan sky bridge melibatkan banyak instansi seperti Perusahaan Listrik Negara (PLN), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan PT Telkom. Koordinasi itu untuk memastikan tidak ada kabel jaringan terkena pembangunan sky bridge.

Tidak hanya koordinasi, revisi DED sky bridge beberapa kali juga membuat proyek dengan anggaran Rp 22 miliar itu baru siap dikerjakan tahun ini. Revisi DED disebabkan beberapa kondisi di lapangan yang mesti disesuaikan.

“Ada perubahan bentuk gambar. Ada pula tiang yang berada di depan pintu rumah warga. Makanya harus digeser sehingga merubah DED lagi. Tetapi sekarang sudah clear. Maret mudah-mudahan bisa lelang sehingga April mulai dikerjakan,” jelas dia.

Herman melanjutkan, konstruksi sky bridge 70 persen menggunakan konstruksi besi. Sementara sisanya menggunakan beton. Proyek jembatan layang sepanjang 460 meter dengan lebar bervariasi antara tiga meter hingga enam meter itu diperkirakan selesai dalam enam bulan. Nantinya, sky bridge untuk dilalui pejalan kaki dan transportasi feeder.

Proyek sky bridge Terminal Tirtonadi dengan Stasiun Solo Balapan, tambah Herman, merupakan proyek percontohan nasional. Saat ini, sedang disiapkan pula master plan intergasi kereta antara Stasiun Solo Balapan dengan Bandara Adi Soemarmo.

“Nanti seperti apa belum tahu. Mungkin diatas kayak MRT (Mass Rapid Transit),” ungkap dia.

 

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge