0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BIN Klaim Banyak Info Soal Teroris, Tetapi….

merdeka.com
Sutiyoso (merdeka.com)

Timlo.net – Badan Intelijen Nasional (BIN) tidak mau disebut kecolongan dalam kasus peledakan dan penembakan di Sarinah, Thamrin, Jakarta. BIN mengklaim sudah melakukan pendeteksian terhadap aksi-aksi terorisme.

“Sudah bisa mendeteksi, memang ada kelemahan hukum yang kita tidak bisa menindaklanjuti, ini yang mau kita luruskan ini,” kata Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Sutiyoso, Kamis (21/1).

Bang Yos menambahkan, BIN memiliki banyak informasi soal terorisme. Tetapi, kata dia, BIN tidak mampu melakukan penangkapan atau pun pencegahan lantaran terganjal belum adanya payung hukum.

Oleh karena itu, dalam rapat terbatas dengan Presiden Jokowi soal pencegahan terorisme yang digelar hari ini, BIN akan menyampaikan kelemahan-kelemahannya. Yang mana BIN sudah mendapatkan informasi soal terorisme tetapi tidak dapat melakukan pencegahan atau penangkapan.

“Ini didiskusikan, mungkin berbeda-beda, kita mempersatukan itu kan, BIN hambatannya kayak apa, kepolisian kayak apa, nanti kan bisa dirumuskan lagi, nanti setelah rapat,” jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah mewacanakan melakukan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Kepala BIN Sutiyoso mengusulkan agar pihaknya diberi tambahan kewenangan untuk melakukan penangkapan. Tetapi, usulan Sutiyoso ini banyak menuai kritik dari sejumlah kalangan.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge