0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Atasi Sampah, Pemkot Diminta Contoh Gabudan

dok.timlo.net/daryono
Ketua Komisi II DPRD Solo, YF Sukasno (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Kalangan DPRD Solo mengapresiasi upaya penanggulangan sampah yang dilakukan warga Kampung Gabudan RT 03/ RW 08 Kelurahan Joyosuran, Solo. Pasalnya, selain memanfaatkan limbah anorganik, warga juga mampu membuat sampah menjadi kompos dengan menggandeng kawasan di RT berbeda.

“Ini sangat bagus, untuk mengatasi menumpuknya sampah di kawasan Putri Cempo,” kata Ketua Komisi II DPRD Solo YF Sukasno, dalam kunjungannya kekawasan tersebut, Kamis (21/1) siang.

Politisi asal Fraksi PDIP itu berpendapat, seharusnya Pemkot mampu menjadikan kawasan tersebut menjadi pilot project penanggulangan sampah yang dinilai tiap tahun makin meningkat. Selain mendatangkan nilai ekonomis, penanggulangan sampah dengan melibatkan masyarakat dapat membangun mentalitas warga supaya tidak sembarangan membuang sampah.

“Jadi, kalau dari kalangan warga telah sadar terkait pemanfaatan limbah ini maka dengan sendirinya problem penanggulangan sampah yang menumpuk ini dapat diselesaikan dengan sendirinya,” jelas Sukasno.

Sementara itu, salah seorang warga, Eki Puji Lestari mengatakan, dibutuhkan kesabaran untuk menyadarkan masyarakat supaya memanfaatkan limbah rumah tangga baik bersifat organik maupun anorganik. Selama ini, dirinya bersifat terbuka terhadap siapa saja yang ingin belajar untuk membuat ketrampilan dari sampah anorganik. Selain melatih mampu menanggulangi sampah, juga dapat mendatangkan income pendapatan meski tidak secara instan.

“Kalau ada warga yang minta diajari, ya bisa. Tapi, memang dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan,” terang ibu satu anak tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge