0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hebatnya Iron Man in Bali, Tangan Lumpuh Bisa Gerak Lagi

I Wayan Sumerdana (merdeka.com)

Timlo.net – Pengetahuannya tentang dunia robot patut diacungi jempol. I Wayan Sumerdana, pria asal Banjar Tauman, Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem Bali ini mampu membuat ‘tangan robot’ untuk menggerakkan tangan kirinya yang lumpuh akibat stroke.

Ayah tiga putra yang dijuluki ‘Iron Man in Bali’ ini belum cukup puas dengan kemampuan menciptakan robot tangan sebagai pengganti tangan kirinya. Pria berusia 31 tahun ini malah mencoba menciptakan jenis yang lebih canggih lagi dengan membuat laboratorium untuk memproduksi robot.

Semua kemampuan yang dimiliki Tawan hanya berbekal dari ilmu teknik yang diperolehnya saat menimba ilmu di Sekolah Teknik Mesin (STM) Rekayasa, Denpasar, Bali.

Robot tangan ciptaannya ini mampu menarik perhatian sejumlah pihak karena dikendalikan langsung dengan otak berbasis Brain Computer Interface (BCI).

“Dengan ini saya bisa menggerakkan kembali tangan kiri saya yang lumpuh akibat stroke pada enam bulan lalu,” tuturnya, Rabu (20/1).

Robot tangan yang dibuat Tawan tersambung dengan alat sensor pikiran yang dipasang di kepala yang kemudian mengalirkan arah gerak ke tangan kirinya melalui alat yang dipasang di punggung dan tangan kirinya.

“Jadi alat sensor ini nantinya akan jauh lebih cepat dalam melakukan gerakan sesuai apa yang kita pikirkan,” katanya sambil mengangguk.

“Tinggal dipikirkan sudah gerak,” imbuhnya sambil tersenyum.

Rancangan robot tangan tersebut dibuat dengan mengambil beberapa komponen dari komputer dan printer rongsokan. Untuk komponen mekaniknya dia memanfaatkan gear box sepeda motor bekas termasuk shok absorber sepeda motor rongsokan sebagai hidrolik. Mengenai alat di kepala yang dibelinya dalam kondisi baru. Kini akan dicoba dengan membuat sendiri.

“Ini CPU komputer, fungsinya sebagai penggerak dari sensor di kepala”.

“Ini yang terbaru adalah alat sensor di kepala. Ini harganya sekitar Rp 4,7 juta, saya pesannya di Amerika,” imbuhnya.

Menurutnya, robot tangan rancangannya itu masih jauh dari sempurna karena jika mengikuti rancangan yang dia buat, diperlukan dana yang cukup besar untuk menciptakan robot yang bagus. Menariknya, menurutnya tangan kirinya tersebut mampu mengangkat beban hingga 50 kilogram.

Saat ini hanya satu impiannya, kendati tidak ada uluran dermawan. Dia bermimpi bisa memiliki sebuah laboratorium dengan peralatan lengkap agar bisa menciptakan robot yang lebih canggih dan sempurna untuk membantu warga yang mengalami kelumpuhan dan cacat.

“Memang meski robot yang saya buat dari barang rongsokan, namun cukup canggih karena dikendalikan dengan otak, bukan dengan remote kontrol seperti robot ciptaan mahasiswa teknik yang sering dilombakan. Kelak jika saya punya laboratorium, akan saya buat yang lebih canggih,” ujarnya.

Kemampuan Tawan menciptakan tangan robotik tersebut tak henti-hentinya mendapat pujian. Hal ini dikarenakan Tawan bisa membuka bengkel las kecil-kecilan di rumahnya meski hidup dengan keterbatasan fisik.

“Inilah hidup saya hanya ini yang saya punya. Terpenting bisa sekolahkan anak-anak saya,” ujar Tawan.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge