0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Pengiriman Sepur Kluthuk TMII, PT KAI Daops IV Belum Ada Koordinasi

Sepur kluthuk (dok.timlo.net/red)

Solo – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta mengaku belum mengetahui rencana pengiriman sepur kluthuk dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta ke Solo.

“Kami belum tahu. Mungkin (pengiriman sepur kluthuk itu) kewenangan pusat. Daops VI kan nggak punya kereta uap. Mungkin itu skala nasional antara PT KAI dengan pemerintah pusat,” kata Humas PT KAI Daops VI, Eko Budiyanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (20/1).

Disinggung pembicaraan antara Kepala Daops VI dengan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Soedrajat, pada 18 Januari lalu, Eko menerangkan pembicaraan dengan Herman baru sebatas obrolan biasa. Begitu juga dengan anggaran Rp 8 miliar untuk pengiriman sepur kluthuk, Eko menyatakan Daops VI tidak tahu menahu dengan anggaran tersebut.

“Mungkin itu antara PT KAI pusat dengan Kementerian Perhubungan. Sampai saat ini belum ada koordinasi dari pusat,” ujar dia.

Disinggung perlunya sepur kluthuk cadangan bagi sepur kluthuk Jaladara, Eko mengakui sepur cadangan diperlukan. Selain antisipasi mogok, sepur kluthuk cadangan bisa dioperasikan jika mesin sepur kluthuk Jaladara butuh perawatan.

“Sepur Kluthuk Jaladara itu kan sudah jadi icon destinasi wisata Solo. Menurut hemat kami ya bagus kalau ada satu lagi. Satu beroperasi, satunya bisa jalani perawatan. Namanya mesin kuno, operasi mesinnya perlu diperbaiki untuk keselamatan dan keamanan,” ungkap dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge