0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

12 Desa Terima BLM Kolaborasi Rp 250 Juta

duit
Ilustrasi Uang ()

Karanganyar — Sebanyak 12 desa/kelurahan di lima kecamatan mendapat alokasi dana bantuan langsung masyarakat (BLM) kolaborasi Rp 250 juta per desa/kelurahan. Alokasi dana itu untuk membangun infrastruktur jalan, seperti pengerasan jalan, paving, drainase, dan talut. Pencairan dana bertahap, yakni Rp 150 juta pada tahan I dan Rp 100 juta pada tahap II. Tahap I berakhir pada Januari sedangkan Tahap II dimulai Februari hingga Maret.

“BLM itu diberikan kepada Desa Malangjiwan, Tohudan, dan Gedongan di Colomadu. Desa Jaten, Sroyo, dan Brujul di Jaten. Desa Pulosari di Kebakkramat. Desa Kaling, Karangmojo, dan Pandeyan di Tasikmadu. Lalu Kelurahan Lalung dan Cangakan di Karanganyar,” kata Asisten Infrastruktur Program Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (P2KKP) Karanganyar, Sularno, saat dihubungi wartawan, Rabu (20/1).

Informasi yang dihimpun wartawan, pemerintah pusat mencairkan dana ke rekening Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) pada 14 Desember 2015. Pencairan dana dari BKM ke kelompok swadaya masyarakat (KSM) maupun masyarakat bervariasi.

“Tergantung kesiapan administrasi, dokumen, proposal, dan lain-lain. Itu juga mempengaruhi progress kegiatan. Ada yang cepat dan ada yang lambat,” kata Sularno.

Dia menceritakan, perkembangan pekerjaan di Desa Jaten sudah selesai pada tahap I. Desa Malangjiwan dan Brujul sudah selesai 80 persen. Perkembangan pekerjaan pada desa lainnya berkisar 50 persen atau bahkan kurang.

“Desa Kaling masih 30 persen. Strateginya menambah orang untuk gotong royong biasanya sampai malam. Kendala lainnya kualitas material berbeda-beda,” jelas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge