0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cerita Petugas Dukcapil Diacungi Arit Saat Rekam e-KTP bagi ODGJ

Seorang warga tengah melakukan perekaman eKTP di Dukcapil Klaten (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Klaten bakal terus memberikan layanan dan perhatian khusus bagi kelompok difabel dalam pembuatan kartu penduduk elektronik alias e-KTP.

“Sejak 2012 sudah kita mulai perekaman massal. Tapi lewatnya mobile,” kata Kepala Seksi (Kasi) Sistem dan Teknologi Informasi Bidang Info Kependudukan Dukcapil Klaten, Sapto Nugroho, Rabu (20/1).

Kendati demikian, pihaknya meminta masyarakat yang ingin jemput bola, termasuk penderita disabilitas agar bersabar. Pasalnya Dukcapil Klaten hanya memiliki satu unit perekaman e-KTP mobile.

“Atas permintaan dan didampingi keluarga. Karena kalau orang lumpuh biasanya kita dibantu keluarganya untuk meminta duduk dan berkomunikasinya. Untuk harinya tergantung, ketika siap hari itu ya kita datangi, tapi prinsipnya harus sabar. Sebab satu hari bisa dihabiskan untuk melayani satu penderita difabel,” ujar Sapto.

Tidak hanya difabel, dirinya bersama tim jemput bola dari Dukcapil juga pernah memberikan pelayanan kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Sebelum melakukan perekaman, mereka sempat mendapat acungan gagang pacul dan arit.

“Saat itu dalam rangka mengambil asuransi Jasa Rahardja karena suaminya meninggal dalam kecelakaan. Saat hendak masuk ke rumahnya kita diacungi gagang pacul dan arit hingga lari ke sawah. Untung ditenangkan pak Lurah. Sembari menunggu anaknya yang datang dari Semarang, akhirnya proses perekaman hingga sidik jari berlangsung lancar,” kenang Sapto terkekeh.

Ditambahkan, hingga awal Januari 2016 Dukcapil Klaten telah mengeluarkan 650.992 lembar e-KTP. Sedangkan warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP sekitar 107 ribu orang. Jumlah itu akumulasi sejak 2012 hingga tahun ini.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge