0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pantau UMK 2016, Tim Dinsosnakertrans Sisir Perusahaan

Buruh Pabrik (timlo.net/nanin)

Boyolali — Upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2016 mulai diberlakukan di Kabupaten Boyolali. Untuk memantau realisasi UMK sebesar Rp 1.403.500, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Boyolali menerjunkan tim untuk melakukan pengawasan dan pemantauan.

“Tim sudah kita terjunkan, mereka menyisir perusahaan di Boyolali, untuk memastikan upah dibayarkan sesuai UMK 2016,” kata Kepala Dinsosnakertrans Boyolali, Purwanto, Rabu (20/1).

Tim sendiri sudah mulai bekerja sejak pekan kedua kemarin. Mereka akan melakukan pemantaun ke seluruh perusahaan di Boyolali. Tim akan langsung mendatangi ke perusahaan-perusahaan. Sejauh ini, pihaknya belum menemukan pelanggaran dalam pembayaran UMK.

“Pantauan kami, perusahaan sudah membayar sesuai UMK yang baru,” tambahnya.

Disisi lain, Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja Dinsosnakertran Boyolali, Joko Santoso mengatakan, jika ada perusahaan yang melanggar ketentuan terkait besaran UMK, dikenai sanksi administrasi hingga ancaman hukuman pidana. Sesuai dengan UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan Pasal 90 (1), pengusaha dilarang membayar lebih rendah dari upah minimum yang ditetapkan pemerintah.

“Ancaman hukumannya maksimal 4 tahun dan denda Rp 400 juta,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge