0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Krisis Global, Nilai Ekspor Solo Merosot Pada 2015

timlo.net/setyo pujis
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Solo, Sri Rejeki (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Realisasi ekspor sejumlah komoditas di Kota Solo selama periode 2015 cenderung turun jika dibandingkan kondisi yang sama tahun sebelumnya. Hal itu terjadi karena adanya gejolak ekonomi atau krisis global, sehingga berpengaruh terhadap permintaan.

“Secara keseluruhan memang volume ekspor ada peningkatan selama 2015. Hanya saja jika dilihat dari nilai transaksinya cenderung ada penurunan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Solo, Sri Rejeki kepada Timlo.net, Selasa (19/1).

Dirinya mengatakan, pada periode 2014 jumlah volume ekspor Kota Solo lebih rendah dari pada 2015 atau hanya sekitar 4,4 Juta kilogram, namun secara nilai transaksi justru tinggi atau mencapai 35,9 Juta US Dollar. Sedangkan 2015 total volume ekspor meningkat menjadi 4,7 Juta kilogram, namun secara nilai transaksi justru turun atau hanya mencapai 30,7 Juta US Dollar.

“Mungkin karena gejolak ekonomi global yang terjadi sepanjang tahun 2015, sehingga menyebabkan permintaan pasar ekspor justru turun kualitasnya. Dan dampaknya volume meningkat namun harga cendrung turun,” jelasnya.

Sri juga menyampaikan, jika 2016 ini kemungkinan besar kondisinya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Mengingat beberapa negara tujuan ekspor seperti Tiongkok masih bergejolak dan belum stabil secara ekonomi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge