0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Perguruan Tinggi Antisipasi Radikalisasi Melalui UKM

dok.timlo.net/tyo eka
Prof Dr Ravik Karsidi (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Sejumlah perguruan tinggi melakukan antisipasi terhadap masuknya paham radikalisme di kampus. Salah satunya melakukan monitoring melalui unit kegiatan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan.

”Selain itu, juga justru memperbanyak kegiatan mahasiswa juga melalui unit kegiatan mahasiswa dan unit kegiatan khusus (UKK). Kegiatan itu juga harus ijin,” ungkap Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Mudofir kepada mahasiswa, di Kampus IAIN Surakarta, Selasa (19/1).

Sementara itu, Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Ravik Karsidi menyatakan, selama ini berupaya sedemikian rupa membentengi dengan melakukan pembekalan kepada mahasiswa dan mempertahankan mata kuliah Pancasila sebagai mata kuliah wajib bagi mahasiswa.

“Juga mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti pelatihan ESQ dalam rangka pencerahan,” jelasnya.

Termasuk ada juga kegiatan-kegiatan di bawah koordinasi Bidang III, terutama untuk mengasah kemampuan softskill. Misalnya latihan kepemimpinan, dengan harapan bisa membendung pengaruh-pengaruh dan juga menjadi filter yang baik bagi para mahasiswa.

Demikian halnya dilakukan Rektor Universitas Islam Batik (Uniba), Endang Siti Rahayu yang menyatakan, langkah antisipasi dilakukan dengan memberikan pembekalan kepada mahasiswa sejak mereka masuk kali pertama di Uniba.

“Juga menggiatkan unit-unit kegiatan mahasiswa di bawah monitoring bidang Kemahasiswaan,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge