0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Lanjutan Kasus Penganiayaan Oleh Bripda Taufik Cs

Tak Mau Mengaku, Tubuh Korban Disiram Bensin dan Dibakar

timlo.net/nanin
Sidang lanjutan kasus penganiayaan yang menewaskan Edi Susanto warga Blagung, Simo, melibatkan Bripda Taufik Ismail dan empat terdakwa lainnya di Pengadilan Negeri Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Sidang lanjutan kasus penganiayaan terhadap Edi Susanto warga Desa Blagung, Simo kembali digelar di Pengadilan Negeri Boyolali, Selasa (19/1). Duduk di kursi pesakitan Bripda Taufik Ismail, anggota Polres Wonogiri, beserta lima rekannya. Dalam persidangan itu terungkap, korban diguyur bensin lantaran tidak mengakui tuduhan Bripda Taufik Cs. Yakni mencuri televisi dan uang di rumah orangtua Taufik.

Pada sidang tersebut, semestinya menghadirkan saksi ahli dari Tim DIV Forensik Polda Jawa Tengah. Namun Kepala Sub Bidang Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Bidang Dokkes Polda Jateng AKBP dr Sumy Hastry Purwanti, tidak hadir. Saksi ahli tersebut hanya memberikan keterangan dengan surat yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Romli Mukayatsyah.

”Dalam pemeriksaan Visum et Repertum terhadap jasad korban pada hari Selasa (20/10/2015), kematian korban disebabkan luka bakar yang mengenai bagian dada, punggung dan kepala karena luka bakar. Luka bakar tersebut mengenai seluruh organ dalam, seperti jantung, paru-paru, hati, ginjal, limpa dan sampai tulang belakang. Kematian korban juga disebabkan kekerasan oleh benda tumpul pada kepala,” papar JPU yang membacakan surat keterangan saksi ahli.

Dalam persidangan tersebut juga terungkap, terdakwa Agus Renaldi paling kejam diantara lima rekannya yang ikut melakukan penganiayaan terhadap korban. Dihadapan majelis, dia dan Syamsul Bakhri mengaku yang memerintahkan rekannya agar mencari bensin untuk membakar korban. Bribda Taufik Ismail yang mendengar hal itu langsung menyetujui rencana rekannya.

“Saya bilang, bensin-bensin, bakar saja kalau tidak mau mengaku,” ungkap Agus Renaldi di dalam persidangan.

Dalam sidang sebelumnya juga terungkap, Bripda Taufik Ismail sebagai otak dalam penganiayaan yang mengakibatkan Edi Susanto hingga tewas. Bripda Taufik juga yang membagikan peran kepada terdakwa lain, yaitu Agus Renaldi, Adek Nur Cahyadi, Muhammad Mudzakir, Eko Adi Saputro.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge