0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Buru Jaringan Santoso, Aparat Giatkan Operasi Tinombala

merdeka.com
Wilayah persembunyian Santoso di Poso (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi masih memburu puluhan orang yang diduga masuk jaringan teroris Santoso di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Mereka menjadi target aparat keamanan dalam operasi Tinombala.

“Kita masih kejar 38 orang jaringan teroris yakni Santoso dkk. Data-data itu berasal dari dokumen yang kita temukan saat penemuan kamp mereka di atas gunung di Poso pesisir akhir tahun 2015 lalu. Tetapi jumlah itu masih memungkinkan bertambah karena bisa saja ada kurir-kurir baru yang ada di luar hutan,” kata Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Sulawesi Tengah, Kombes Polisi Herry Nahak, Selasa (19/1).

Lebih jauh dijelaskan, operasi Tinombala berlaku selama 60 hari terhitung mulai 10 Januari 2016. Pengejaran Santoso dan jaringannya dalam operasi ini melibatkan personel gabungan Polri dan TNI.

Permintaan bantuan pasukan ke pihak TNI, kata Herry Nahak, sebanyak 918 orang tetapi disebutnya akan diturunkan lebih banyak lagi. Sementara dari Polri sebanyak 1.500 personil.

Diungkap, target operasi Tinombala ini adalah menangkap Santoso. Kendala yang sementara ini dihadapi dalam pengejaran buron teror ini ada tiga yakni medan yang luas, masih ada dukungan suplai logistik masyarakat ke kelompok Santoso dan juga masih adanya suplai persenjataan dari luar.

“Kita berharap kepada warga agar tidak lagi mensuplai logistik ke masyarakat. Tapi masalahnya adalah warga tersebut diancam bakal jadi korban jika tidak mendukung mereka dan membocorkan tempat persembunyiannya,” tutur Herry Nahak.

Adapun soal suplai senjata, menurut Karo Ops Polda Sulteng ini, sebenarnya sudah berkali-kali berhasil diantisipasi masuknya persenjataan yang dimasukkan dari Malaysia melalui jalur laut. Hanya sekarang, kelompok Santoso ini lebih berani lagi. Mereka membuka jalur baru untuk memasukkan senjata yakni melalui Manado, Sulawesi Utara pakai jalur laut dengan menggunakan kapal-kapal kecil.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge