0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gerhana Matahari Total Jadi Ajang Promosi Wisata

merdeka.com
Gerhana matahari total (merdeka.com)

Timlo.net – Gerhana matahari total yang diperkirakan muncul pada 9 Maret 2016 bisa dilihat dari sejumlah titik di Indonesia. Pada momen ini, pemerintah membentuk acara promosi wisata dan maritim Indonesia.

“Dari hasil rapat, intinya kami akan mendukung promosi sampai acara GMT (Gerhana Matahari Total),” kata Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar, Hari Untoro Drajat, Selasa (19/1).

Pihak Kementerian Pariwisata bersama sejumlah pihak telah menggelar rapat persiapan GMT yang juga dihadiri Penasihat Kehormatan Kemenpar, Indroyono Soesilo, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Yayasan Pecinta Majapahit.

“GMT sudah dipersiapkan oleh Kemenpar, nanti akan diintegrasikan dengan Kemenko Kemaritiman. Bisa dikatakan 89 persen kami sudah siap promosi hingga ‘event’-nya,” ujar Hari.

Menurut Hari, untuk menyukseskan peristiwa langka yang disebut-sebut baru akan terulang di Indonesia sekitar 350 tahun itu, pihaknya aktif mengundang sejumlah komunitas, peneliti dan wisatawan asing untuk datang menyaksikan fenomena tersebut.

Menurut dia, ada dua tema besar dalam fenomena langka tersebut, yakni untuk mempromosikan “Wonderful Indonesia” serta misi kemaritiman.

“Fenomena ini, yang penting adalah ‘media value’ karena dunia akan mengenal wilayah Indonesia,” tuturnya.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Kemaritiman, Safri Burhanuddin mengatakan promosi fenomena langka itu telah dilakukan sejak dua tahun lalu.

Menurut dia, sejak rapat koordinasi pertama yang digelar Juli 2015, telah diputuskan puncak kegiatan GMT akan diselenggarakan di Bangka Belitung. Sedangkan wilayah lain yang dilewati GMT tetap melaksanakan kegiatan untuk menyaksikan peristiwa tersebut.

“Bahkan ada rencana Presiden Jokowi akan memimpin sidang kabinet di atas kapal. Yang pasti, kami mengundang mahasiswa, pelajar, ilmuwan untuk ikut menyaksikan. Kemenpar sendiri akan mengkoordinir ‘yacht’ dari Singapura dan Malaysia untuk merapat ke Belitung,” ujarnya.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebutkan ada 10 provinsi di Indonesia yang akan mengalami Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016, dan menjadi tempat terbaik di dunia untuk memantau fenomena alam tersebut.

Jalur GMT 2016 akan bermula di Palembang (Sumatera Selatan), Bangka Belitung, Sampit dan Palangka Raya (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Ternate dan Halmahera (Maluku Utara), Sulawesi Barat, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge