0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ngaku Bawa Bom, Angga Diamankan Polisi

Kusangga Purba atau Angga warga Jaktim, diamankan petugas (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Kusangga Purba (38), warga Kp Gempol, Cakung Timur, Jakarta Timur, diamankan jajaran Polsek Boyolali Kota, karena mengaku membawa bom di dalam tas rangselnya. Kusangga sempat diinterograsi selama lima jam, namun akhirnya dilepaskan karena tidak terbukti membawa bom.

“Kita lepaskan setelah kita lakukan pemeriksaan, tapi harus apel ke Polsek dua kali seminggu,” kata Kapolsek Boyolali Kota AKP MIfthakul Huda, Selasa (19/1).

Diamankanya Kusangga atau Angga, berawal dari operasi lalu lintas di depan Mako Satlantas, Sunggingan, Selasa pagi. Saat itu, Angga terkena razia karena tidak membawa SIM dan STNK. Oleh petugas, Angga kemudian diberi surat Tilang. Namun karena petugas curiga dengan gerak gerik Angga, kemudian Angga diminta ke pos polisi. Saat itulah, tanpa sepengetahuan petugas, Angga kemudian pergi.

“Petugaskan curiga, kemudian dikejar, dia kemudian lari masuk ke dalam rumah warga dan berteriak ada bom di tas rangselnya,” lanjut Mifthakul.

Teriakan Angga itulah yang kemudian membuat masyarakat sekitar panik. Petugas kemudian berusaha mengamankan Angga dan membawanya ke Polsek Kota. Setelah diperiksa, ternyata didalam tas rangsel berwarna hitam hanya ditemukan jas hujan. Sementara terkait modus teriakan Angga membawa bom tersebut, petugas masih melakukan penyelidikan. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan prihal Nopol motor Angga yang dipasang berbeda antara depan dan belakang.

“Kita masih lakukan penyelidikan,” tandas  Mifthakul.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge