0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemecahan Sim C Belum Ada Instruksi dari Mabes Polri

Sejumlah pemohon SIM antri di Satlantas Polres Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Wacana pemecahan Surat Izin Mengemudi (SIM) C sesuai dengan kapasitas mesin kendaraan, nampaknya belum dapat terealisasi tahun 2016 ini. Pemecahan SIM C menjadi tiga golongan itu kemungkinan besar baru 2017 dapat terealisasi.

“Untuk tahun ini, kemungkinan belum dilakukan, soalnya sejauh ini belum ada instruksi dari Mabes Polri. Kalau sudah, baru kita action,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean melalui Kasat Lantas Polres Wonogiri,AKP Sri Ningsih Iriani, Selasa (19/1).

Sesuai surat pembaruan yang dikeluarkan Kakorlantas Polri dari Nomor ST/271/II/2015 menjadi Nomor ST/2652/XII/2015 pada 18 Desember 2015, peraturan ini disebutkan merupakan ketetapan yang dikeluarkan Kapolri Nomor 09 Tahun 2012 pasal 28, mengenai masa berlaku SIM.

“Pemecahan SIM C tersebut rencananya dibagi menjadi tiga, yakni SIM C, SIM C1, dan SIM C2. Untuk SIM C khusus kendaraan berkapasitas 250 cc ke bawah, kemudian SIM C1 kapasitas silender 250 cc hingga 500 cc. Lalu kapasitas 500 cc ke atas menggunakan SIM C2,” jelasnya.

Pemecahan SIM C tersebut, kata Kasatlantas, untuk mekanisme dan materi sebagian besar masih sama. Dia juga menegaskan, pemecahan SIM C perlu sosialisasi terlebih dahulu. Tak kalah pentingnya, terkait sarana prasarana. Mulai tempat latihan SIM dan juga skill personel dalam pengujian di masing-masing golongan SIM.

“Pemecahan sesuai dengan kapasitas silinder ini diharapkan pemilik SIM itu skillnya sama dengan SIM yang dimilikinya, karena silinder kecil dengan silinder besar itu butuh keterampilan yang berbeda juga,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge