0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Depresi, Satpam Bank Gantung Diri

dok.merdeka.com
Ilustrasi gantung diri (dok.merdeka.com)

Klaten  — Diduga depresi, Fajar Suryanto (40), Satpam Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gunung Lawu yang terletak di Jalan Yogya-Solo, tepatnya di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Klaten ditemukan tewas gantung diri.

“Murni gantung diri. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban,” kata Kepala Unit (Kanit) Serse Polsek Delanggu Aiptu Agus Suardi, Selasa (19/1).

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat seorang karyawan BPR, Lilik Kustriono (44) hendak masuk kerja pukul 08.00 WIB, pintu kantor masih tertutup rapat sehingga seluruh karyawan tidak bisa masuk kantor. Setelah direktur datang membawa kunci, begitu pintu ruang tengah dibuka, korban sudah tergantung di kusen pintu.

Korban berasal dari Dukuh Dersanan, Desa Butuhan, Kecamatan Delanggu yang merupakan Satpam untuk shift malam itu diduga bunuh diri dengan menggunakan kabel listrik yang berada di dekat kusen. Disamping korban terdapat kursi lipat warna merah yang digunakan sebagai tumpuan.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan dokter, korban diperkirakan meninggal dunia dua jam atau sekitar pukul 06.00 WIB, sebelum ditemukan rekan-rekan kerjanya. Saat ditemukan kotoran sudah keluar dan mulut berliur,” beber Aiptu Agus.

Diduga kuat, korban mengalami depresi. Sebab salah seorang rekan korban pernah mengantarkan Fajar periksa di dokter syaraf RSJD Dr RM Soedjarwadi Klaten dua kali.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge