0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aksi Kejar-kejaran, Wakapolres : Kasusnya Masih Kami Selidiki

Petugas Polres Sragen memeriksa barang-barang milik terduga perampok di Mapolres Sragen, Senin (18/1). (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Wakapolres Sragen Kompol Yudy Arto Wiyono menyebutkan, telah terjadi aksi kejar-kejaran antara anggota polisi Polres Sragen dengan kawanan yang diduga perampok di Jalan Gemolong-Sumberlawang, Sragen, Senin (18/1). Kejadian itu lantaran gerak-geriknya mencurigakan dan melarikan diri ketika polisi melakukan patroli.

“Jadi awalnya petugas kami patroli dan mendapati mobil yang berisi pelaku tersebut malah melarikan diri. Makanya langsung kami kejar karena pasti ada yang tidak beres,” kata Wakapolres kepada wartawan.

Namun demikian Yudy belum bersedia menyebut identitas para pelaku, termasuk motifnya apa termasuk dugan perampokan terhadap juragan beras atau jenis kejahatan lain. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif kepada pelaku.

Dia hanya mengakui ada empat pelaku yang berhasil ditangkap dalam aksi kejar-kejaran tersebut.

”Yang di dalam mobil ada empat orang, salah satunya perempuan,” ujarnya.

Sementara korban, Halim (25), warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi tidak menduga dirinya akan menjadi sasaran. Anehnya dia juga mengaku sebelumnya dirinya sudah pernah berhubungan dengan para pelaku yang dia sebut akan menjualkan berasnya. Dia bersama sopirnya, Yanto mengendarai truk Nopol AE 8227 UN berisi beras dari Ngawi ke Gemolong.

Namun baru bertemu sebentar dengan pelaku yang mengaku akan membeli berasnya, sudah datang polisi dan pelaku melarikan diri. Sementara truk yang berisi 9 ton beras masih berada di tempat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge