0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL Menjamur di Jl Kyai Mojo Solo, Pemkot Diminta Tegas

Wakil Ketua Pansus Permit Pelimpahan Aset Pedaringan, Quatly Abdulkadir Alkatiri, (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Penataan kawasan di sepanjang Jalan Kyai Mojo Solo dinilai gagal oleh kalangan legislatif. Pasalnya, di kawasan tersebut tumbuh subur pedagang kaki lima (PKL) serta banyak saluran air yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Di sana (Jl Kyai Mojo) banyak pedagang kaki lima yang mangkal. Sehingga, memakan badan trotoar dan memperburuk citra sebuah kota,” terang Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Solo, Quatly Abdulkadir Alkatiri, Senin (18/1).

Menurutnya, seharusnya peran Pemkot menjaga kawasan pintu masuk kota sisi timur itu dari banyaknya PKL yang menjamur. Bahkan, mereka (PKL) berani membangun sejumlah bangunan yang menjadikan estetika kawasan itu kurang nyaman. Hasilnya, carut marut kawasan pejalan kaki serasa dicaplok oleh para PKL.

“Pemkot harus mampu mempertahankan kawasan yang bebas PKL. Jangan cuma mengusir, dan mereka balik lagi seperti kucing-kucingan saja,” terang Quatly.

Disamping itu, lanjut anggota Komisi II DPRD Solo tersebut, pihaknya juga sangat menyayangkan banyaknya sistem saluran air yang mulai tersumbat. Hal ini, tak lepas dari dampak menjamurnya PKL di kawasan tersebut. Sehingga, aktivitas mereka mengakibatkan rusaknya saluran air yang pernah diperbaiki beberapa tahun lalu tersebut.

“Disana kan rawan ada genangan. Kalau tidak segera ditangani, jalanan akan rusak karena tergenang air yang disebabkan tidak lancarnya drainase di bawahnya,” keluh Quatly.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge