0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rektor: Kasus Bahrun Naim Jangan Dikaitkan UNS

dok.timlo.net/tyo eka
Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS (tengah) (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof Dr Ravik Karsidi meminta kepada semua pihak, agar Bahrun Nain terduga otak bom Thamrin jangan dikaitkan UNS.

“Kami by desain tidak pernah melakukan itu, dan di suatu universitas seperti UNS ini yang jumlahnya alumni ada sebanyak 140.000 orang, kalaupun ada satu itu hanyalah pencilan saja,” ungkap Ravik saat memberi keterangan pers didampingi Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Ir Darsono, di Kampus UNS, Solo, Senin (18/1).

Peristiwa yang diduga dilakukan Bahrun Naim, kata Ravik, kemudian menjadi kehati-hatian UNS ke depan. Terutama bagi Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni beserta jajarannya, termasuk Wakil Dekan beserta jajarannya di seluruh fakultas di lingkungan UNS. Kehati-hatian terhadap kegiatan mahasiswa dalam upaya mencegah sesuatu hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Ravik mengakui, di UNS memang pernah ada mahasiswa bernama Bahrun Naim. Nama itu pernah kuliah angkatan pertama Prodi D3 Teknik Informatika UNS. Ia terdaftar sebagai mahasiswa mulai tahun 2002, dan sudah lulus pada tahun 2005.

“Kalau sudah jadi alumni, bukan menjadi tanggung jawab UNS,” ujarnya.

Rektor UNS mengatakan, setelah mahasiswa itu lulus dan keluar dari kampus, alumni memiliki lingkungan yang luas. Pergaulan setelah keluar kampus tentu sangat bebas dan banyak. Sehingga banyak faktor yang bisa mempengaruhi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge