0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usaha Perakitan TV, Proses Panjang Harus Dilalui Kusrin

Bengkel kerja milik M Kusrin (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Proses panjang nampaknya masih akan ditempuh oleh Muhammad Kusrin untuk memenuhi legalitas usahanya. Karena harus melalui pengkajian yang dalam atas beberapa komponen terutama tabung bekas monitor komputer.

“Kita akan melakukan pengkajian sehingga bener-bener fix dan tidak ada komplain dari produsen komponennya jika nanti diproduksi massal,” kata Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Kemenristekdikti, Retno Sumekar, di Karanganyar, Minggu (17/1).

Retno mengaku bakal melakukan pengkajian dan memeriksa sejumlah tabung bekas yang diubah Kusrin menjadi sebuah TV. Pasalnya, sejumlah tabung tersebut berasal dari perusahan-perusahan ternama.

“Kami akan mencoba melihatnya nanti, tabungnya itu merknya apa, karena itu menggunakan barang bekas, apakah yang punya merk itu nanti ngijini atau tidak, karena itu masih butuh proses panjang,” jelas Retno.

Pemerintah bakal melindungi dan mendorong usaha perakitan TV yang dilakukan Muhammad Kusrin. Hal tersebut dikatakan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir saat bertemu Kusrin beserta istrinya di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (17/1) pagi.

“Kami ingin mengkaji lebih dalam soal Pak Kusrin, nanti kita lihat apa yang dipermasalahkan. Kami ingin mendorong untuk terus berkarya, karena inovasi dan kreasi harus dilindungi, agar menumbuhkembangkan semua potensi,” terang Menristekdikti.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge