0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Kuat Melihat Istri Lumpuh, Mbah Parso Malah Gantung Diri

ilustrasi bunuh diri (dok.merdeka.com)

Sragen — Lantaran tidak kuat melihat istrinya menderita lumpuh bertahun-tahun, Parso Semito Kamdi (75), warga Dukuh Pengkok RT 5, Kecamatan Kedawung, Sragen berbuat nekat. Bukannya membantu meringankan bebannya, tapi dia malah mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

“Korban gantung diri di pohon jambu tepi jalan kampung di samping rumah tetangganya dengan menggunakan tali tambang plastik warna hijau,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Ari Wibowo, Minggu (17/1).

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (16/1) itu diketahui oleh Kadus setempat, Supanto (47) sekitar pukul 04.15 WIB ketika hendak pergi ke masjid untuk sholat subuh. Ketika sampai di TKP, Supanto dikagetkan korban yang menggantung di sebuah pohon jambu, samping rumah saudara Rohadi. Spontan dia berteriak untuk minta tolong warga sekitar.

Aparat Polsek Kedawung yang datang ke lokasi bersama tim identifikasi Polres Sragen dan tim medis dari Puskesmas Kedawung II langsung melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.

“Hasil olah TKP dan pemeriksaan tim medis tidak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Di leher terdapat bekas jeratan tali gantungan. Dari hasil Pulbaket bahwa korban mengalami depresi tekanan batin karena istrinya bernama Giyem (65), menderita sakit lumpuh menahun tidak kunjung sembuh,” terang Saptiwi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge