0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Minim Toilet, Warga Pengunjung CFD Mengeluh

dok.timlo.net/achmad khalik
Pengunjung kecele, karena toilet portable di city walk, Jl Slamet Riyadi Solo ternyata digembok (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Minimnya fasilitas paturasan atau toilet umum dikeluhkan sejumlah pengunjung Solo Car Free Day (CFD). Disamping itu, sejumlah perkantoran juga enggan menyediakan fasilitas kamar kecil untuk warga yang melakukan aktifitas di Jalan Slamet Riyadi tersebut.

“Agak susah kalau mau buang air kecil di kawasan CFD,” aku seorang warga, Ida Purwanti (32).

Ibu beranak satu ini juga mengaku, fasilitas paturasan yang disediakan Pemkot Solo yang berada di kawasan Sriwedari juga kadang dikunci. Sehingga, warga tidak bisa menggunakan fasilitas tersebut.

“Kadang dikunci, tapi kadang dibuka. Gak mesti kalau paturasan di sana (yang disediakan Pemkot),” kata warga Laweyan tersebut.

Sementara, Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Sudrajat mengatakan, dalam waktu dekat akan melayangkan surat permohonan kepada sejumlah perkantoran yang berada di sepanjang CFD supaya menyediakan fasilitas kamar kecil untuk warga. Yosca mengakui, sebelumnya telah melakukan upaya tersebut. Namun, lantaran kurang adanya pengawasan maka sejumlah pemilik perkantoran enggan menyediakan kembali.

“Dalam waktu dekat, kami surati lagi supaya warga tidak kesusahan untuk buang air kecil,” terang Yosca.

Untuk mempertahankan, pihaknya akan melakukan pengawasan rutin. Supaya para pemilik perkantoran di kawasan tersebut tidak menutup kembali kamar kecil sehingga merepotkan warga yang berada di CFD.

“Intinya pada pengawasan, kalau pengawasan terus dilakukan kami rasa tidak akan mereka (pemilik perkantoran-red) berani macam-macam,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge