0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keluarga Belum Percaya Rico Pergi Untuk Selamanya…

foto: Nanin
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Rico,warga Jayan, Desa Senting, Sambi, korban tewas bom Sarinah di Jakarta (foto: Nanin)

Boyolali – Suasana duka menyelimuti rumah keluarga korban bom Sarinah, Rico Hermawan (21), di Dusun Jayan, Desa Senting, Sambi, Boyolali, Sabtu sore (16/01). Keluarga tidak menyangka, Rico menjadi korban terorisme. Sementara pihak keluarga saat ini masih menunggu kedatangan Rico.

Kursi untuk para takziah terlihat sudah tersusun rapi dihalaman rumah Sri Mulyati, tante Rico, korban tewas bom Sarinah. Sejumlah kerabat dan tetangga sudah mulai berdatangan untuk mengungkapkan bela sungkawa. Tidak ada satupun yang menyangka Rico menjadi korban keganasan terorisme.

“Awalnya tidak percaya, begitu di kasih tahu ayahnya Rico (Joko Mulyono) baru kita percaya, nanti dimakamkan disini,” kata Sri Mulyati.

Diceritakan Sri, Rico saat kejadian sedang mengantar keponakanya, Anggun, yang hendak melamar pekerjaan. Dia tidak menyangka, pagi itu menjadi hari nahas bagi Rico.

Karena melanggar lalu lintas, berjalan searah di jl Thamrin, Rico dihentikan polisi dan dibawa ke Pos Polisi Sarinah. Saat itulah, tiba-tiba bom meledak. Rico langsung tewas di lokasi, sedangkan Anggun menderita luka di kaki terkena ledakan.

“Anggun itu anak kakak saya yang pertama, sedangkan Rico anak kakak saya yang kedua,” ujarnya.

Rico sendiri selama ini lebih banyak tinggal di Jakarta. Namun bila keluarga ada yang punya hajat, pemuda yang belum bekerja ini, sering pulang ke Sambi. Di mata keluarga, sosok Rico dikenal baik dan pendiam.

“Dia itu anak baik, tidak pernah berbuat neko-neko,” tambah Sri sambil sesekali mengusap air matanya.

Di sisi lain, Paman Rico, Dono Tri Admojo, rencananya Rico akan dimakamkan di pemakaman desa setempat. Pihak keluarga di Sambi masih menunggu kedatangan jenasah Rico, yang kemungkinan baru sampai Minggu pagi. Jenazah Rico sendiri dibawa melalui perjalanan darat.

“Tadi baru saja selesai dimandikan dan akan diberangkatkan dengan ambulance,” ungkap Dono.

Pihak keluarga sendiri sangat mengutuk perbuatan terorisme dan berharap pemerintah segera menumpas habis terorisme.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge