0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Selama Kuliah, Prestasi Bahrun di Bawah Rata-Rata

Wakil Rektor III UNS, Prof Dr Darsono (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Bahrun Na’im nama yang selama ini disebut-sebut sebagai otak dari teror bom bunuh diri di Sarinah, Jakarta, adalah lulusan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Hal itu tidak ditampik oleh jajaran petinggi kampus setempat.

“Benar, dia (Bahrun Naim) adalah alumnus UNS Prodi Ilmu Komputer Fakultas MIPA. Dia masuk tahun 2002 dan lulus 2005,” ungkap Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof dr Darsono, Jumat (15/1).

Kepada sejumlah wartawan, dirinya menjelaskan, selama menempuh pendidikan, Bahrun tidak pernah turut serta dengan organisasi keagamaan tertentu. Hanya saja dirinya tercatat sebagai anggota organisasi mahasiswa jurusan.

Secara akademis, Bahrun tergolong mahasiswa biasa-biasa saja. Dirinya juga tidak memiliki prestasi akademis yang menonjol.

“Biasa-biasa saja prestasi akademisnya. Malah kalau rekan-rekannya mengaku prestasi Bahrun ini tergolong di bawah rata-rata,” kata dia.

Nama Bahrun Na’im mencuat sesaat setelah terjadi teror bom bunuh diri di Jakarta. Bahrun sendiri pernah ditangkap Detasemen Khusus Anti Teror (Densus 88) pada 9 November 2010 lantaran kepemilikan ratusan butir amunisi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge