0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemprov Jateng Siap Berikan Bantuan Hukum RS

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Jawa Tengah, Sri Kusuma Astuti. (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Jawa Tengah, Sri Kusuma Astuti menyatakan banyak pihak yang bersimpati terhadap RS (15), yang diduga menjadi korban pelecehan dan tindak asusila beberapa waktu lalu. Kepedulian itu juga ditunjukkan Pemerintah Provinsi Jateng dengan mendatangi langsung RS di tempat karantina, Kecamatan Sambirejo, Sragen.

”Simpati sangat banyak, kami siap untuk membantu secara hukum. Sejumlah lembaga dari luar juga banyak yang siap membantu,” kata Astuti, Jumat (15/1).

Dia menjelaskan, pemerintah di setiap kota sudah siap memberikan bantuan hukum. Ada pusat pelayanan terpadu yang dapat memberi bantuan hukum. Namun saat ini, kasus tersebut juga telah diproses secara hukum oleh Polres Sragen.

Pihaknya juga membantu pemulihan mental RS. Termasuk dalam masalah kelanjutan pendidikannya. Namun kalau RS merasa malu, dia dapat difasilitasi untuk pindah sekolah. Astuti juga meminta media untuk tidak mengekspose fisik RS karena akan mempersulit proses pemulihan mentalnya.

Pihaknya telah mendatangi RS di markas Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen, tempat karantinanya.

”Kalau anak itu nyaman biar di situ dulu (APPS – Red), tidak apa-apa,” ujarnya.

 

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Jawa Tengah, Sri Kusuma Astuti.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge