0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Luhut Tak Ingin Disebut Kecolongan

Ledakan di pos polisi Sarinah. ©merdeka.com/arie basuki (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan tidak ingin disebut pemerintah kecolongan mengantisipasi tindakan terorisme. Intelijen sejak awal sudah berusaha mengantisipasi terjadinya serangan seperti yang terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

“Kita tidak pernah kecolongan, karena kami dari awal sudah antisipasi dan kami sudah prediksi dan siapapun tidak ada yang tahu kapan di mana dia (teroris) melakukan,” kata Luhut, Jumat (15/1).

Menurutnya, pihak kepolisian sudah mengetahui benang merah ancaman teror. Namun, belum bisa melihat lebih jauh.

“Polisi sudah bisa melihat benang merahnya, tapi belum bisa melihat lebih jauh,” katanya.

Sebelumnya, Luhut juga membantah insiden ledakan bom dan penembakan di kawasan Sarinah luput dari pantauan intelijen. Luhut mengatakan kelompok teroris selalu menunggu waktu yang tepat untuk beroperasi.

“Kita jangan mengatakan intelijen kecolongan lawan operasi gerilya. Selagi mereka kendor, kita serang,” ujar Luhut di lokasi ledakan bom Sarinah, Jakarta, kemarin.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge