0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Tolak RS Siloam, Ini Tanggapan DPRD Solo

dok.timlo.net/achmad khalik
Warga menolak pendirian rumah sakit dan hotel Siloam di Jl Honggowongso, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pembangunan hotel, rumah sakit dan Lembaga Pendidikan Siloam di kawasan Jalan Honggowongso, Kampung Kratonan, Kecamatan Serengan, Solo mendapat tentangan dari warga. Pasalnya, bangunan yang direncanakan akan dibangun sebanyak 30 lantai tersebut dikhawatirkan mendatangkan dampak sosial dan lingkungan.

“Kami mewakili warga Kelurahan Kratonan menolak pembangunan hotel, rumah sakit dan lembaga pendidikan Siloam,” kata Ketua Laskar Umat Islam Solo (LUIS), Edi Lukito.

Pertimbangan penolakan warga, kata Edi, mengingat bangunan yang dibangun di kawasan padat penduduk itu akan menyisakan limbah dan mencemari tanah, udara, air serta menimbulkan kebisingan. Disamping itu, saluran air disekitar Kelurahan Kratonan tidak mendukung untuk pembuangan limbah.

“Banyak sekali dampak yang dihasilkan,” katanya.

Disamping itu, lanjutnya, pendirian Siloam tidak tepat meski dengan alasan alasan apapun, baik hotel, pusat pendidikan ataupun rumah sakit.

“Solo sudah banyak bangunan tersebut, kenapa masih ditambah lagi?” tandasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Solo Umar Hasyim, Jumat (15/1), mengatakan, aspirasi yang dikeluhkan warga tersebut akan ditampung. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan diskusi antar fraksi mengingat permasalahan tersebut harus dibicarakan lintas komisi.

“Dalam waktu dekat setelah kami bicarakan secara internal, kami akan memanggil kepala SKPD membicarakan terkait ijin pendirian bangunan, Amdal Lalin, amdal dan yang lainnya,” kata politisi dari PAN tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge