0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Edarkan Ganja, Karyawan Swasta di Solo Diringkus Polisi

dok.timlo.net/heru murdhani
Tersangka kasus Narkoba menjalani pemeriksaan polisi (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo —┬áSatuan Reserse Narkoba Polresta Solo meringkus AH alias Kenthus di kawasan Mojosongo, Jebres, Kamis (14/1). Lelaki yang bekerja sebagai karyawan swasta ini dituding menjadi pengedar Narkoba jenis ganja. Polisi menyita dua paket besar ganja, seberat 1,5 kilogram.

Berdasarkan keterangan dari tersangka, paket ganja tersebut didapatkan dari seseorang berinisial TM. Ganja tersebut disamarkan dalam sebuah karung plastik dan diletakkan di sebuah tempat sampah di kawasan Mojosongo.

“Saya tidak kenal Mas, hanya pesan lewat telepon. Barangnya diletakkan di sekitar tempat sampah, biar tidak ada yang curiga,” kata Kenthus.

Kenthus juga mengaku bahwa dirinya diminta TM untuk mengedarkan ganja tersebut di sekitar Solo. Namun, belum sempat mengedarkan ganja tersebut, dirinya keburu ditangkap petugas.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Solo, Kompol Kristiono mengatakan, tersangka ditangkap usai mengambil paket tersebut di tempat pembuangan sampah di depan Pemakaman Bonoloyo. Dia memperkirakan, paket ganja tersebut senilai Rp 3 juta.

“Berdasarkan penyelidikan, tersangka kita tangkap di kontrakannya, di kawasan Mojosongo. Penangkapan tersangka berdasarkan atas laporan masyarakat dan hasil penyelidikan kepolisian,” ungkap Kompol Kristiono, Jumat (15/1).

Dia menyebut, pengiriman paket Narkoba dengan disamarkan di tempat sampah ini ini tergolong baru. Hal ini membuat petugas harus berupaya ekstra dalam mewaspadai merebaknya modus baru ini.

“Tersangka kita kenakan pasal 114 ayat 2 dan 111 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun penjara, dan paling lama 20 tahun,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge