0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polres Sukoharjo Siaga Sebelum Bom Sarinah Terjadi

dok.timlo.net/putra kurniawan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Sebelum peristiwa aksi terorisme di Jakarta dengan tujuh korban jiwa, Polres Sukoharjo sudah melakukan kegiatan antisipatif. Mulai dari mempersiapkan senjata di seluruh Polsek hingga serangkaian pelatihan penanganan tindak terorisme.

“Kita jauh-jauh hari sebelum ini sudah melakukan langkah antisipatif, anggota di polsek sudah saya perintahkan untuk membersihkan senjata agar jika sewaktu-waktu digunakan sudah siap,” kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai, Kamis (14/1).

Kesiapan seluruh anggota Polres Sukoharjo selalau dipantau langsung oleh Kapolres yang turun langsung ke lapangan. Selain itu, anggota polisi di masing-masing polsek juga telah mendapatkan pelatihan khusus dalam menangani tindakan terorisme yang dimungkinkan terjadi.

Sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru kemarin, Densus 88 Anti Teror menangkap salah satu warga di Kecamatan Bulu, Sukoharjo karena kepemilikan bahan bom rakitan. Sejumlah barang bukti yang disita juga menunjukkan target operasi dan peta Jakarta, sehingga petugas mulai meningkatkan kewaspadaan sejak saat itu.

“Mengenai potensi tindak terorisme di sini (Sukoharjo), yang jelas berbagai kemungkinan terburuk bisa terjadi di mana saja, jadi anggota kita siapkan selalu waspada,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge