0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Personel Gabungan TNI AU Tanam Pohon di TSTJ

timlo.net/heru murdhani
Penandatanganan kerjasama penanaman pohon di TSTJ (timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sedikitnya 500 personel TNI Angkatan Udara Adi Sumarmo Solo, dikerahkan untuk melakukan penanaman ratusan bibit pohon langka di kawasan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Penanaman ini adalah hasil kerjasama antara kedua pihak, tentang pemeliharaan wahana edukasi dan konservasi di pinggir Sungai Bengawan Solo tersebut.

“Ini merupakan personel gabungan dari TNI Angkatan Udara AU, Depohar 50 dan GP4 Adi Sumarmo Solo, kita kerahkan untuk melakukan pembersihan, dan penanaman bibit di TSTJ ini,” ungkap Komandan Landasan Udara (Lanud) Adi Sumarmo Solo, Kolonel Navigator Agus Priyanto, Kamis (14/1).

Diantaranya pohon Prono jiwo, Gandaria, Kepel, Kenari maupun pohon Kecapi, dan ratusan pohon peneduh lainnya. Penanaman ini dilakukan untuk upaya menggantikan sejumlah pohon yang dinilai lapuk dimakan usia, sehingga dikhawatirkan roboh.

Selain penanaman, personel TNI AU juga dikerahkan untuk membersihkan area kebun binatang. Selain itu juga dilakukan pembersihan danau yang berada ditengah TSTJ.

“Ya kita ikut handarbeni TSTJ, karena ini kan tempat rekreasi dan juga untuk edukasi. Jadi selain tanam pohon, kami juga ikut membersihkan area ini dari sampah dan rerumputan,” katanya.

Menurut Agus Priyanto, kerjasama yang dijalin dengan TSTJ ini dibidang edukasi. Utamanya bagi anak didik sekolah dari PAUD hingga SMP Angkasa Adi Sumarmo bisa belajar tentang keanekaragaman flora dan fauna yang ada di kebun binatang Jurug. Dia menambahkan, Lanud Adisumarmo juga melakukan perawatan pesawat latih yang ada di TSTJ. Pesawat buatan Amerika tahun 1950, berjenis BT 13 Falian Vutee itu merupakan pesawat latih pertama, yang ditempatkan di TSTJ untuk menambah wahana edukasi masyarakat.

Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santosa, menjelaskan penandatanganan Mou itu berisi tentang wisata edukasi yang akan diberikan kepada siswa sekolah yang ada Lanud Adi Sumarmo.

“Di Lanud itu kan ada sekolah, mulai dari Paud, TK, SD, hingga SMP, kita memberikan fasilitas bagi siswa untuk masuk secara gratis, dan melihat kekayaan konservasi yang ada di TSTJ ini,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge