0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penderita HIV/AIDS di Klaten Meningkat 10 Persen

dok.timlo.net/red
Ilustrasi HIV/AIDS (dok.timlo.net/red)

Klaten — Komisi Pemberantasan HIV/AIDS (KPA) Klaten gencar mensosialisasikan pencegahan dan pemahaman HIV/AIDS. Namun demikian, minimnya kesadaran masyarakat terkait bahaya HIV/ AIDS masih menjadi kendala.

“Bahkan ada yang malu hanya sekaedar untuk mengikuti sosialisasi. Mungkin karena pandangan negatif dari masyarakat kita,” ujar Sekretaris KPA Klaten Kuswandjana, Kamis (14/1).

Hal tersebut juga dapat dilihat dari minimnya keterlibatan masyarakat dalam wadah Warga Peduli AIDS (WPA) yang dibentuk KPA Klaten. Dari 26 kecamatan yang ada di Klaten, hanya 10 kecamatan yang membentuk WPA.

“Itu pun setiap kecamatan hanya diwakili dua hingga tiga desa saja. Nah, kami ingin mendorong aparatur pemerintahan juga ikut aktif mensosialisasikan bahaya HIV/AIDS. Namun ya itu, minimnya kesadaran yang menjadi kendala,” ujar Kuswandjana.

Berdasarkan catatan KPA, jumlah penderita HIV/ AIDS di Klaten setiap tahunnya mengalami peningkatan sekitar 10 persen. Sejak 2007 hingga 2015 jumlah penderita HIV/ AIDS di Klaten mencapai 367 orang. Adapun yang meninggal dunia sebanyak 42 orang.

“Data tersebut berdasarkan jumlah masyarakat yang melakukan tes darah di rumah sakit atau saat melakukan donor darah di PMI. Apabila KPA bisa melakukan tes darah sendiri kepada masyarakat, mungkin temuan jumlah penderita AIDS menjadi bertambah,” imbuh Kuswandjana.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge