0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Teror Bom di Jakarta Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto khawatir aksi terorisme yang terjadi di Jakarta saat ini akan memperburuk kondisi ekonomi dalam negeri. Salah satunya adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar yang akan kian terpuruk.

“Sebenarnya ekspektasi pemerintah pada 2016 ini cukup besar dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui beberapa kebijakan yang telah dilakukan. Namun dengan adanya kasus terorisme tersebut tentu menjadi perhatian tersendiri dalam konteks stabilitas ekonomi dan keamanan dalam negeri,” ujar Bandoe Widiarto kepada wartawan, Kamis (14/1) di sela peresmian kantor baru OJK Solo.

Kenapa demikian? Karena menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi oleh beberapa sektor. Di antaranya adalah sektor fundamental, teknikal dan psikologis. Sehingga ditakutkan dengan adanya kasus tersebut akan membuat para pemilik modal secara psikologis takut berinvestasi di Indonesia.

“Seberapa besar pengaruhnya tentu masih melihat perkembangan. Namun yang jelas pasti akan mendapatkan respon negatif  dari para investor,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge