0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jembatan Sayangan akan Dibangun Melengkung ke Atas

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan DPU Solo, Joko Supriyanto (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Jembatan Sayangan yang terletak di kawasan Kampung Sayangan RT 01/ RW 03 Kecamatan Laweyan, Solo rencananya akan dibangun sepanjang 16 meter dan lebar 6 meter persegi. Selain itu jembatan juga akan dibangun melengkung ke atas.

“Jembatan didesain dengan bentuk melengkung ke atas. Ditujukan untuk para pejalan kaki,” kata Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan DPU Solo, Joko Supriyanto di sela kunjungan anggota legislatif, Kamis (14/1) siang.

Selain membangun fisik jembatan, pihaknya juga akan melakukan pembangunan talud untuk memperkuat konstruksi jembatan. Sehingga pondasi bangunan lebih kokoh dan tidak mudah tergerus aliran Sungai Jenes.

“Kami telah mengajukan desain pembangunan, selain konsep pembangunan jembatan juga disertai dengan penguatan talud,” kata Joko.

Dipilihnya desain jembatan melengkung ke atas, kata Joko, untuk menghindari persinggungan pondasi bagian bawah jembatan dengan arus aliran sungai. Mengingat, pondasi kebawah bagian terlemah lantaran bersinggungan langsung dengan arus Sungai Jenes.

“Sudah kami konsultasikan dengan pusat, dan mereka setuju,” ujarnya.

Proyek Jembatan Sayangan dianggarkan sebanyak Rp 3,9 miliar. Ditargetkan, pembangunan jembatan rampung pada tahun ini. Sehingga, target Pemkot untuk meningkatkan jumlah pariwisata ke dua kampung batik di Laweyan dan Pajang dapat tercapai.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge