0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gubernur Jateng : Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi

timlo.net/nanin
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menimang bayi Anas Marjuki di RSUD Pandanaran, Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah tercatat masih tinggi, meski mengalami penurunan, angka kematian tercatat sebanyak 519 kasus. Sedangkan sebelumnya adalah 717 kasus. Berbagai program digelar untuk menekan angka kematian ibu dan bayi.

“Salah satu langkah yang kita lakukan dengan deteksi sejak dini dan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan ibu hamil dan bayi,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat melakukan kunjungan ke RSUD Pandan Aran, Boyolali, Rabu (13/1).

Dijelaskan Ganjar, kasus kematian ibu hamil terbanyak dikarenakan anemia. Sedangkan salah satu program yang akan digalakkan dengan mengoptimalkan berbagai stakeholder di lapangan untuk melakukan deteksi dini. Selain itu, juga melakukan pendampingan secara ketat kepada ibu hamil yang mempunyai masalah kesehatan saat hamil.

“Bidan dan puskesmas harus lebih aktif berpartisipasi, pantau setiap perkembangan, inceng setiap ada kasus,” imbuhnya.

Selain aspek teknis, pemprov juga berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan mendorong kerjasama antara pihak RSUD, kabupaten dan provinsi untuk kebijakan alokasi anggaran kesehatan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge