0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bendung Karet Tirtonadi, Pemkot Harapkan Pusat Kaver Anggaran

dok.timlo.net/setyo pujis
Pj Walikota Solo Budi Yulistianto (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berharap pemerintah pusat menanggung anggaran relokasi warga di bantaran Kali Anyar. Hal itu menyusul kepastian adanya anggaran pembuatan bendung karet Kali Anyar di depan Terminal Tirtonadi.

“Tadi pagi Bu Kepala DPU (Endah Sitaresmi —Red) komunikasi dengan saya, katanya APBN menganggarkan (pembuatan bendung karet). Tetapi berapa anggarannya belum tahu. Nanti akan paparan dengan kita,” kata Pelaksana Harian (Plh) Penjabat (Pj) Walikota Solo, Budi Yulistianto kepada wartawan, Rabu (13/1) di Balaikota.

Terkait pembebasan lahan warga bantaran Kali Anyar sebagai imbas pembuatan bendung karet, Budi berharap anggaran relokasi warga menjadi satu kesatuan dalam anggaran dari pemerintah pusat. Jika harus dibebankan kepada Pemkot, kemampuan Pemkot untuk menganggarkan relokasi sangat terbatas. Di APBD 2016, Budi juga memastikan Pemkot tidak menganggarkan anggaran relokasi warga bantaran Kali Anyar.

“Kalau APBN mau total ya mestinya sekalian. APBD bisa digunakan untuk hal lain,” ungkap Budi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo, Endah Sitaresmi mengaku belum bisa berbicara banyak terkait relokasi warga bantaran Kali Anyar. Pihaknya masih menunggu kepastian anggaran bendung karet Tirtonadi dari pemerintah pusat.

Untuk diketahui, Mei 2015 lalu, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono meninjau langsung kondisi bantaran Kali Anyar. Peninjauan itu seiring rencana pembuatan bendung karet Tirtonadi. Bendung karet itu fungsikan sebagai penampungan air dan mencegah banjir.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge