0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Maret, Pemkab Karanganyar Gelar Festival Anggaran

dok.timlo.net/nanang rahadian
Bupati Karanganyar, Juliyatmono (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan menyelenggarakan Festival Anggaran pada Maret. Dalam festival tersebut, Pemerintah Desa diminta untuk transparan dan berhati-hati mengelola berbagai bantuan yang datang.

“Desa harus hati-hati karena menerima uang dari sejumlah program, seperti dana desa, anggaran dana desa (ADD), bagi hasil pajak dan retribusi, bantuan keuangan,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Rabu (13/1).

Bupati menyebut, setiap desa akan menerima dana Rp 1,6 miliar – Rp 1,7 miliar dari seluruh program itu. Oleh karena itu, dia membuat terobosan menyelenggaran Festival Anggaran pada Maret.

“Anggaran harus ditempelkan di setiap kantor desa. Rakyat punya hak tahu dan berpartisipasi memanfaatkan dana. Itu untuk menggerakkan ekonomi. Setiap desa harus pasang nominal yang didapat dan untuk apa,” kata Juliyatmono.

Sementara itu, sejumlah kepala desa di Karanganyar menyatakan kesiapan menyambut Festival Anggaran yang dicanangkan Bupati. Kepala Desa Papahan, Tasikmadu, Sukiyono, menuturkan sudah menyiapkan satu perangkat komputer dan jaringan internet. Warga dipersilakan mengakses laporan keuangan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Mereka juga akan memasang laporan itu di papan pengumuman di balai desa dan setiap dusun. Desa Papahan mendapatkan total Rp 1,7 miliar. Dana itu Rp 1 miliar untuk pembangunan dan Rp 732 juta untuk pemerintahan.

“Perencanaan dan pertanggungjawaban setiap desa dipaparkan kepada masyarakat. Biar tahu anggaran efektif atau enggak. Kami sudah pasang internet. Anggaran dipaparkan di internet. Anggaran dalam bentuk print out akan dipasang di 10 lokasi. Pak Camat juga sudah mengkoordinasi,” kata Sukiyono saat dihubungi, Rabu (13/1).

Hal senada disampaikan Kepala Desa Macanan, Kebakkramat, Sutrisno. Desa Macanan memperoleh Rp1,65 miliar. Sesuai instruksi sebanyak 70 % akan digunakan untuk pembangunan dan sisanya untuk pemerintahan. Bahkan, Desa Macanan menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes) dan Gelar Anggaran di Aula Balai Desa Macanan, Kamis (7/1) lalu.

“Kami siap kok kalau memang ada Festival Anggaran. Anggaran dipasang di balai desa,” ujar dia saat ditemui wartawan di Balai Desa Macanan, Kamis.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge