0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peserta Jaminan Pensiun Meningkat dari Target yang Ditetapkan

Layanan di BPJS Ketenagakerjaan Solo (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Antusias perusahaan dalam mendaftarkan para karyawannya untuk bergabung menjadi peserta dalam program Jaminan Pensiun (JP) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Solo cukup tinggi. Bahkan selama 2015 jumlah peserta yang terdaftar melebihi dari target yang ditetapkan.

“Sejak diluncurkan pada Juli tahun lalu memang peminatnya terus meningkat. Bahkan dari target kami yang hanya 21 Ribu peserta, saat ini justru sudah mencapai 43 Ribu peserta lebih yang terdaftar,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Solo, Maulana Zulfikar kepada wartawan, Selasa (12/1).

Dirinya mengatakan, tingginya jumlah peserta program Jaminan Pensiun tersebut karena perusahaan sadar betul tentang perlunya meningkatkan kesejahteraan karyawan. Hal itu dibuktikan dari upaya sukarela mereka yang mendaftarkan karyawannya untuk menjadi peserta program JP.

“Dalam regulasi di BPJS Ketenagakerjaan memang yang diwajibkan untuk bergabung dalam program JP ini adalah khusus perusahaan menengah ke atas atau yang jumlah karyawanya lebih dari 100 orang. Namun demikian bagi perusahaan di luar itu juga dipersilahkan jika ingin bergabung,” jelas dia.

Maulana menyampaikan, jika program Jaminan Pensiun berbeda dengan program Jaminan Hari Tua. Karena JP tersebut lebih ditekankan untuk asuransi diri, dimana jika mereka yang sudah tidak bekerja atau meninggal dunia tetap akan mendapatkan penghasilan setiap bulan.

“Sedangkan kalau JHT lebih bersifat tabungan. Sehingga ketika mereka di PHK atau tidak bekerja dananya bisa langsung diambil sekaligus,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge