0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan Sekolah Swakelola Disorot

Pembangunan SD Negeri Danukusuman (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Selain meninjau pembangunan swakelola SMP Negeri 14 Solo, anggota legeslatif Kota Solo juga melakukan peninjauan pembangunan sekolah di SD Danukusuman, Pasar Kliwon, Solo, Senin (12/1). Mereka menilai, pembangunan yang dilaksanakan terkesan tidak terbuka terkait sumber pendanaan dan pekerjaan.

“Kami khawatir, jika tidak terdapat transparansi pembangunan akan timbul pungutan uang kepada orang tua siswa pada tahun ajaran mendatang,” kata Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo, Reny Widyawati.

Proyek dengan kucuran dana senilai Rp 2,3 Miliar tersebut, kata Reny, sama sekali tidak menempelkan papan pengumuman proyek. Disamping itu juga, pembangunan yang dilakukan juga molor dari waktu yang dicantumkan.

“Padahal, sebagian sudah dimulai tahun kemarin,” ujarnya.

Ia menegaskan, sekolah dengan pembangunan berasal dari dana pusat dan dikelola secara swakelola wajib membebaskan siswa dari pungutan uang gedung. Pihaknya mengancam akan melakukan pengecekan ke komite sekolah guna memastikan tak ada pungutan sepeserpun. Dari laporan yang diterima ada tiga sekolah yang mendapat kucuran dana Swakelola, yakni SD Negeri Danukusuman, SD Negeri Mojo Semanggi dan SMP Negeri 14 Solo.

Pantauan di lapangan, pembangunan SD Negeri Danukusuman telah dimulai dengan melakukan pondasi di sejumlah titik. Sedangkan, bangunan lawas lokasi SD dihancurkan untuk membuat bangunan yang baru.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge