0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

HUT 86 Pasar Gede, Pedagang Kirim Nawa Duka

timlo.net/daryono
Pedagang Pasar Gede Menggelar HUT dengan tema Nawa Duka (timlo.net/daryono)

Solo – Ulang tahun umumnya menjadi perayaan meriah dan menggembirakan. Namun tidak dengan pedagang Pasar Gede. Di ulang tahun Pasar Gede ke-86, Selasa (12/1), pedagang Pasar Gede menggelar doa bersama sebagai wujud keprihatinan sepinya Pasar Gede paska penataan kawasan tersebut.

“Kami tidak mengecam siapapun. Doa bersama ini juga tidak kami tujukan untuk pihak tertentu. Doa bersama ini cara pedagang menyampaikan kondisi yang dirasakan pedagang saat ini,” kata Ketua Komunitas Pedagang Pasar Gede (KOMPPAG), Wiharto kepada wartawan, di sela doa bersama.

Perayaan ulang tahun Pasar Gede yang jatuh 12 Januari ini dilakukan sederhana di depan pintu masuk Pasar Gede. Sebanyak tiga tumpeng disiapkan diatas meja kecil ukuran 2 m x 1 m. Selain tumpeng nasi kuning itu adapula tumpeng ketan dengan aneka warna. Beberapa jenis buah ikut disediakan.

Dalam doa bersama itu, pedagang merumuskan keprihatinan kondisi Pasar Gede dengan judul Nawa Duka. Nawa Duka yang dirumuskan pedagang antaralain krisis pasca penataan kawasan, penyempitan zona aktif dan lahan parkir, marjinalisasi pengunjung, penurunan pendapatan komunitas pasar dan penurunan daya beli. Kemudian, pengangguran baru di pasar, menurunnya kunjungan pasar, degradasi iklim dan kondisi pasar yang lengang serta keresahan sosial dan resistensi konflik. Pemilihan judul ’Nawa Duka’ mengingatkan akan visi misi Presiden Joko Widodo yakni Nawa Cita.

“Kalau Presiden Jokowi memiliki program Nawa Cita, kalau kami Nawa Duka. Duka karena penataan pasar yang berdampak pada kelangsungan pedagang,” ujar dia.

Wiharto melanjutkan, penataan kawasan Pasar Gede yang bertujuan menjadikan kawasan pasar lebih rapi dan tertata mendampak dampak negatif terhadap pedagang. Selama lebih kurang sebulan ini, pendapatan pedagang mengalami penurunan.

“Bukan kami meminta kembali ke sedia kala, tetapi kami minta penataannya ditinjau ulang. Supaya semuanya nyaman baik pedagang, pembeli dan semua yang terlibat,” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge