0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir, Kegiatan Belajar Siswa SMPN 2 Karangdowo Ditiadakan

Para guru dan karyawan SMPN 2 Karangdowo, Klaten membersihkan ruang kelas yang tergenang banjir (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Diguyur hujan semalaman, SMPN 2 Karangdowo digenangi air hingga 70 cm. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah yang terletak berdekatan dengan sungai saluran Waduk Gajah Mungkur Wonogiri itu ditiadakan.

“Sejak kemarin (Senin, 11/1) siang hujan lebat. Sehingga sekolah tergenang air dengan ketinggian air bervariasi, paling dalam sampai 70 cm di bagian belakang,” ujar Kepala SMPN 2 Karangdowo, Joni Subandriyo, Selasa (12/1).

Menurut dia, kejadian banjir tidak hanya sekali menimpa sekolah yang berlokasi di Desa Munggung, Kecamatan Karangdowo itu. Air hujan mestinya bisa langsung dibuang ke sungai di belakang sekolah yang menjadi saluran Waduk Gajah Mungkur. Tapi karena drainasenya kurang baik, air bertahan di komplek sekolah.

Dari pantauan, genangan paling tinggi mencapai pinggang orang dewasa. Tersebar di 12 ruang kelas, ruang seni karawitan dan keterampilan, perpustakaan, dan laboratorium. Letaknya di kompleks bagian belakang yang berbatasan langsung dengan lahan sawah.

“Air hujan tidak tertampung di gorong-gorong karena terlalu banyak enceng gondok dan terhalang tanggul selokan. Dan kami sudah berkali-kali menyampaikan ke perangkat desa, dinas terkait, dan pengawas saluran Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, tapi hingga sekarang belum ada tindaklanjutnya,” papar Joni.

Akibatnya, pihaknya terpaksa meniadakan proses KBM kendati 677 siswa sudah datang di pagi hari. Namun demikian dilanjutkan dengan bersih-bersih lingkungan sekolah yang melibatkan guru, karyawan, relawan, dan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Klaten.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge