0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Uber Klarifikasi Tudingan Pengemudi Lakukan Pelecehan

ist
Akun Path Rachmania (ist)

Timlo.net – Manajemen Uber Indonesia menyangkal jika salah satu pengemudinya melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap salah seorang penumpang bernama Rachmania. Pihak manajemen mengklaim sudah mengklarifikasi terhadap semua pengemudi Uber.

“Kejadian ini merupakan kesalahan identitas dan Uber sama sekali tidak terlibat didalamnya. Pengemudi yang diduga sebagai pelaku, juga tidak terlibat didalamnya,” kata Juru Bicara Uber di Indonesia, Karun Arya, melalui surat elektronik yang dikirim ke redaksi, Selasa (12/1).

Sebelumnya, melalui akun Path, Rachmania mengaku hampir menjadi korban pemerkosaan oleh sopir taksi di Bali. Setelah kejadian nahas yang dialami, Rachmania melaporkan peristiwa itu ke pihak Uber. Saat itu juga dilakukan pelacakan, dan hasilnya sopir yang datang kepadanya bukanlah dari Uber.

“Kami menanggapi setiap masukan dan umpan balik dari masyarakat secara serius. Untuk itulah kami membangun komunikasi yang intens, baik dengan pengendara maupun juga pengemudi, setelah kami mendapatkan pemberitahuan perihal kasus ini. Secara bersamaan kami juga mengadakan proses penyelidikan yang lengkap dan mendalam guna memastikan bahwa kasus dapat terselesaikan dengan baik,” terang Karun.

Sementara itu, Rachmania melalui akun Path mengungkapkan, pelaku pencabulan memang memiliki wajah mirip dengan pelaku. Namun terdapat berbedaan yang mencolok antara pelaku dengan Rendy, yaitu soal rambut.

Selain itu, Rachmania juga mengakui kesalahannya tidak memperhatikan detail pemesanan. Seharusnya mobil yang menjemputnya tipe Avanza, tetapi yang datang Suzuki Splash bernopol depan DK 1878 dan nopol belakang DK 1319 KN. Sedangkan nomor telepon pelaku adalah 081236237931.

“Saya ceroboh, tidak begitu memperhatikan bahwa mobil yang datang berbeda. Ternyata yang datang pria lain yang cabul, bukan Rendy,” terang Rachmania.

“Dan cerobohnya saya begitu saja percaya dengan sopir. Jadi Rendy adalah sopir Uber yang saya pesan, tetapi kemudian yang datang orang lain yang mengaku sebagai sopir Uber juga, dan orang inilah yang mengantar saya pergi. Rendy datang menjemput dan menunggu saya sampai 45 menit, sementara saya sudah dijemput driver palsu Uber,” lanjutnya.

Rachmania mengklarifikasi bahwa dirinya hingga kini masih bingung dengan peristiwa yang dihadapi. Memesan taksi tetapi yang datang sopir taksi palsu yang berpura-pura sebagai driver Uber. Hingga kini pelaku masih belum tertangkap.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge