0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Batan Kaji Pendirian PLTN

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Djarot Sulistio Wisnubroto di Istana. Pertemuannya dengan Presiden menyinggung soal urgensi potensi nuklir untuk kepentingan bangsa.

Djarot menjelaskan, potensi nuklir dalam negeri ada 70 ribu ton uranium, baik itu di Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Mamuju Sulawesi Barat dan Papua.

“Saya kira kita belum manfaatkan karena memang kita belum punya PLTN. Kita punya reaktor riset Bandung, Jogja dan Serpong. Itu kita menggunakan uranium yang berasal dari luar,” ucapnya.

Pihaknya telah melakukan studi kelayakan di Bangka Belitung pada tahun 2011-2013 mengenai layak tidaknya pembangunan PLTN. Dia mengklaim, bila secara teknis lokasi tersebut layak didirikan PLTN.

“Secara teknis lokasi tersebut layak didirikan PLTN, tapi bagaimana pun juga itu menjadi keputusan pemerintah,” jelas dia.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge