0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ekonom UNS Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kurang dari 5 %

dok.timlo.net/tyo eka
Ekonom UNS, Lukman Hakim (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo —  Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2016 ini mencapai pada level 5,2 persen hingga 5,6 persen, dengan laju inflasi 4 persen plus minus 1 persen.

Sementara ekonom Universitas Sebelas Maret (UNS) Lukman Hakim menyebutkan, pertumbuhan ekonomi tahun 2016 ini diprediksi tidak lebih dari 5 persen. “Paling tinggi hanya 4,9 persen,” ujar Lukman saat dihubungi Timlo.net, di Solo, Selasa (12/1).

Lukman mengatakan, mengapa tidak lebih dari 5 persen, karena fakta yang ada menunjukkan sektor riil belum bisa berjalan. Bahkan kendati pemerintah telah mencanangkan penyerapan anggaran akan dimulai pada bulan awal tahun.

“Tetapi penyerapan anggaran mulai di awal tahun seperti bulan Januari belum bisa dilakukan. Apalagi pengalaman memang baru bisa berjalan pada bulan Maret atau April,” jelasnya.

Penyerapan anggaran pemerintah, menurut Lukman, sangat vital untuk mendorong bergeraknya sektor riil. Kalau sektor riil bergerak bisa dipastikan akan mengiringi atau berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi seperti yang diinginkan mencapai 5 persen misalkan, maka pemerintah agar membuktikan mulai melakukan penyerapan anggaran seawal mungkin di tahun 2016 ini. Selain itu, pemerintah agar mendesak BI untuk menurunkan bunga kredit.

Soal laju inflasi apa yang dikemukakan oleh Gubernur BI sebesar 4 persen plus minus 1 persen, menurut Lukman, wajar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge